Sabtu, 14 April 2018

#13 Grammar Nazi


Oke, jadi gue mau curhat. Mungkin ini ada hubungannya dengan apa yang sering disebut dengan grammar nazi. Jadi, gue adalah orang yang sedang
tergila-gila belajar bahasa Spanyol dan gue suka banget belajar grammarnya. Dan ketika gue liat ada orang lain yang ngepost sesuatu dalam bahasa Spanyol dan gue tau ada yang salah di sana maka akan gue koreksi. Atau kalo lagi ngomong trus gue nyadar ada yang salah, akan gue kasih tau salahnya dimana dan yang bener gimana. Tapi belakangan gue mikir, apa ada yang terganggu dengan hal ini dan diem-diem nyebut gue sebagai gramar nazi. Grammar nazi itu adalah sebutan untuk orang-orang yang suka mengoreksi tata bahasa orang lain. Well, sebenernya gue ga ada pikiran jahat atau semacamnya ketika ngoreksi. Karena gue pada dasarnya adalah orang yang suka berbagi dan niat gue ngasih tau itu tulus. Supaya orang itu ga salah sampe berlarut-larut. Nanti yang akan malu karena salah kan dia sendiri. Lagian gue ngoreksi juga cuma-cuma, ga pake bayar… Anggap aja les gratis jajajaja
                Bukannya gue mau sok tahu. Kalopun gue ga tau itu bener atau salah ya gue akan diem aja. Tapi kalo gue tau, maka akan gue benerin. Dan misalnya ternyata gue yang salah, dengan rendah hati gue akan menerima itu. Karena ada banyak orang yang lebih pinter daripada gue. Bener, kan?? Oleh karena itu gue juga harus lapang dada kalo ternyata gue salah dan dikoreksi. Buat apa, sih? Ya demi kemajuan bersama. Supaya sama-sama benar, sama-sama tau, ga sesat. Jangan dianggap negatif melulu. Gue ga ada niat buruk, sungguh!
Gue harap juga kepada pada para grammar nazi di luar sana , jangan berhenti mengoreksi, gengs! Kita perlu memberitahu hal-hal yang benar. Tapi dengan cara yang baik-baik juga. Mari berharap semoga orang yang kita bantu tersebut memahami niat baik kita. Dan pesan gue kepada orang yang ngerasa dirinya sering dikoreksi, gue mohon dengan sangat,,,, tolong pahami bahwa yang kalian sebut grammar nazi itu tidak punya maksud buruk. Mungkin ada yang emang mau pamer, tapi ada juga yang tulus mau bantu supaya sama-sama bener, tidak menimbulkan salah paham, dan menolong kita dari kesesatan alias menyelamatkan kita dari kejadian memalukan di masa depan karena kesalahan tata bahasa.
Yak, sekian dari gue. Mohon maaf jika postingan ini menimbulkan kontroversi. Gue tidak bermaksud demikian.  Gue menerima semua kritik dan saran dari klen semua. Salam damai! LOL (Lots of luv)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar